Mengenal Penyakit Tifus Yang Disebarkan oleh Tikus


Tikus merupakan hama pengganggu dan perusak, selain kerap merusak rumah  Anda serta sering mencuri makanan, ternyata hewan pengerat ini sangat berbahaya untuk kesehatan keluarga. Hal tersebut diakibatkan karena tikus selalu bertemapt tinggal pada tempat yang kotor sehingga memungkinkan banyak bakteri serta virus berbahaya yang hidup pada si hewan perusak ini.

Salah satu bakteri berbahaya bagi manusia yang diakibatkan oleh tikus adalah bakteri Salmonella typhii. Bakteri ini tersebar melalui air liur, urine serta kotoran tikus. Bakteri Salmonella typhii  merukapan bakteri yang bisa menyebabkan penyakit tifus pada manusia atau secara medis dikenal juga dengan demam tifoid. Setealh seseorang terinfeksi oleh bakteri ini, maka penyakit tifus akan cepat tersebar antar sesama manusia khususnya orang-orang sekitar pasien penderita tifus.

Indonesia merupakan negara besar yang termasuk pada salah satu negara yang memiliki jumlah penduduk paling banyak di dunia. Di Indonesia sendiri sudah tercatat sekitar 100.000 orang yang terinfeksi oleh bakteri salmonella atau tifus disetiap tahunnya. Karena hal tersebut penyakit yang disebabkan oleh hama tikus ini telah digolongkan pada penyakit endemik Indonesia dan cukup menjadi masalah yang serius bagi kesehatan negara.

Seperti yang telah diuraikan diatas, penyakit ini disebarkan melalui infeksi bakteri salmonela yang dibawa oleh tikus. Namun hal tersebut biasanya juga diakibatkan oleh kurang terpenuhinya sanitasi yang baik pada suatu llingkungan, selain itu juga diakibatkan oleh ketiadaan akses air bersih.  Sehingga hal tersebut diyakini sebagai beberapa penyebab tambahan dalam hal berkembang biaknya bakteri salmonella sehingga masyarakat terkena penyakit tifus.

Fakta lain dari penyakit ini juga adalah, orang yang lebih rentan terkena infeksi salmonella typhi atau penyakit tifus adalah anak-anak. Mereka akan lebih sering terinfeksi dan terserang tifus ketimbang orang dewasa dikarenakan sistem kekebalan tubuh mereka masih belum stabil atau belum cukup kuat. Sehingga, bagi Anda yang memiliki angoota keluarga yang masih berusia dibawah 10 tahun sebaiknya berhati-hati dan selalu waspada akan serangan penyakit tifus ini.

Tifus merupakan salah satu penyakit yang beresiko menyebabkan kematian, tercatat 1 dari 5 orang pasien yang terinfeksi bakteri salmonella typhi dinyatakan meninggal dikarenakan tidak adanya penanganganan yang baik. Selainberesiko pada kematian, penyakit tifus ini juga disebutkan bisa menyebabkan risiko komplikasi dengan penyakit-penyakit yang lain.

Cara Penanganan Penyakit Tifus

Secara umum, penyakit ini bisa ditangani dengan pemberian antibiotik kepada pasien penderita tifus. Biasanya pasien cukup diobati di rumah tanpa harus dirawat di rumah sakit, namun untuk beberapa kasus yang sudah parah pasien yang menderita penyakit ini perlu dibawa ke rumah sakit untuk penanganan yang lebih intensif sehingga sakit yang diderita tidak bertambah parah.

Selain dengan pemberian antibiotik pada pasien penderita tifus, penyakit ini juga sebetulnya bisa dicegah dengan pemberian vaksinasi tifoid seperti halnya imunisasi untuk penyakit lainnya yang dilakukan oleh negara, namun vaksinasi tifoid masih jarang dilakukan dikarenakan belum termasuk pada golongan vaksinasi dalam kategori urgent. Vaksin ini biasanya akan diberikan pada anak yang berusia diatas 2 tahun, dan perlu diulang setiap tiga tahun sekali.

Cara Membasmi Tikus Agar Terhindar Dari Penyakit Tifus

Setelah kita mengetahui bahwa hama tikus merupakan ancaman bagi kesehatan manusia yang dapat menyebarkan bakteri salmonella typhi, maka diperlukan tindakan pencegahan oleh masyarakat dengan cara membasmi tikus dari lingkungan rumahnya. Salah satu cara yang paling ampuh un tuk membasmi tikus adalah dengan menghubungi jasa pest controll FUMIDA. FUMIDA merupakan jasa pembersihan berbagai macam hama, dan diantaranya adalah tikus. Anda bisa menghubungi call center FUMIDA di 021-29049130 / 0822-1177-1166

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Telp Sekarang 0822-1177-1166
WhatsApp Whatsapp Kami Sekarang