Jangan Sepelekan Kecoa! Inilah Bahaya Kecoa Bagi Kesehatan Manusia


Kecoa, serangga yang bisa tahan dilingkungan paling ekstrim ini bisa Anda temukan dimana saja bahkan di seluruh dunia. Hasil penelitian menyatakan bahwa ada lebih dari 3.500 jenis kecoa yang tersebar di seluruh penjuru dunia. Misalnya, kecoa Amerika memiliki bentuk yang lebih besar dan hitam dibanding kecoa lainnya. Sedangkan spesies kecoa Jerman sedikit lebih kecil dan berwarna kecoklatan. Nah, untuk kecoa Asia sendiri memiliki ukuran yang sedang dan berwarna coklat kehitaman.

Serangga ini dikenal sebagai hewan pemakan segala, termasuk juga memakan sampah busuk sehingga dapat menyebabkan berbagai macam penyakit bagi manusia. Diantara bakteri dan virus yang disebarkan oleh hama pengganggu ini adalah salmonella dan gastroenteritis. Kali ini kami akan mengulas lebih lanjut mengenai bahaya yang diakibatkan oleh kecoa bagi kesehatan manusia, silahkan simak ulasan di bawah ini!

1. Menyebarkan berbagai macam bakteri berbahaya

Air liur yang dikeluarkan oleh kecoa mengandung banyak sekali kuman dan bakteri berbahaya. Saat mereka makan, maka cairan pencernaan dan air liur mereka akan keluar dari mulutnya serta menyuntikan kuman dan bakteri terbeut pada makanan yang merka hinggapi.

Hasil riset menyebutkan bahwa dalam usus kecoa terdapat bakteri berbahaya yang bernama Pseudomonas aeruginosa. Bakteri ini bisa berkembang biak dengan cepat dan masif pada bagian usus kecoa. Jika manusia terinfeksi bakteri ini, maka bisa menyebabkan masalah pencernaan, infeksi saluran kemih, dan yang paling berbahaya adalah terkena keracunan darah atau sepsis.

2. Menyerang bagian tubuh manusia

Beberapa kasus menyebutkan bahwa kecoa juga akan menyerang manusia dengan masuk pada telinga saat kita tidur. Selain hama bagi rumah Anda,ternyata kecoa adalah hewan yang cukup berbahaya bagi manusia. Tak bisa dibayangkan jika ada kecoa masuk ke telinga Anda atau ke bagian lainnya tanpa Anda sadari.

3. Meracuni makanan

Hewan busuk dan menjengkelkan ini ternyata mampu untuk meracuni makanan. Telah ditemukan dari hasil penelitian bahwa epidemi keracunan makanan disebabkan oleh banyaknya kecoa yang hinggap pada makanan manusia. Wabah tersebut berhasil ditanggulangi setelah banyak kecoa yang dibasmi. Hal tersebut terjadi karena dalam tubuh kecoa juga terdapat bakteri menyeramkan yang bernama Salmonella typosa penyebab keracunan makanan dan penyakit typus.

Bagaimana Cara Kecoa Berkembang Biak?

Kecoa berkembang biak dengan cara bertelur. Telur kecoa dihasilkan oleh betina dengan kemampuan bertelu 10-40 telur. Setelah menetas, kecoa bisa hidup sampai 1 tahun atau 12 bulan. Kecoa digolongkan pada serangga yang berdarah dingin dan mampu bertahan serta berkembang pada tempat yang lembab maupun hangat.

Mayoritas kecoa biasanya hidup di ruangan yang banyak menyisakan makanan, seperti dapur atau ruang makan. Mereka kerap bersembunyi pada tempat-tempat yang sempit dan kecil, seperti pada bagian bawah kulkas, retakan lantai, dibawah lemari, dan tempat yang jarang disentuh manusia lainnya.

Bagaimana Cara Membasmi Kecoa?

Tentunya banyak sekali cara yang bisa Anda gunakan untuk membasmi hama perusak dan berbahaya ini. Beberapa cara yang sering digunakan oleh masyarakat pada umumnya dengan memberikan kapur barus pada area yang sering dijadikan tempat favorit bagi kecoa. Anda juga bisa mencegah datangnya kecoa dengan cara sering membersihkan tempat-tempat yang sering dikun jungi kecoa.

Namun, cara yang paling efektif untuk membasmi kecoa secara total dari rumah Anda adalah dengan menyewa layanan anti kecoa yang ditawarkan oleh FUMIDA. FUMIDA merupakan jasa pest controll atau jasa pengendali hama yang sudah dipercaya banyak orang baik pribadi maupun perusahaan. Silahkan hubungi FUMIDA di 021-29049130 atau 0822-1177-1166. Bebaskan rumah Anda dari gangguan hama kecoa sekarang juga!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Telp Sekarang 0822-1177-1166
WhatsApp Whatsapp Kami Sekarang