Chikungunya, Penyakit Mematikan Akibat Gigitan Nyamuk


Nyamuk, lagi-lagi hewan ini menjadi masalah bagi kehidupan manusia. Selain mengganggu, ternyata nyamuk bisa jadi sumber malapetaka yang mengancam nyawa manusia. Ya, salah satu penyakit yang membahayakan bagi kesehatan manusia adalah penyakit Chikungunya. Penyakit ini diakibatkan oleh infeksi virus chikungunya pada tubuh manusia saat digigit oleh nyamuk Aedes aegypti atau melalui nyamuk Aedes albopictus. Kedua jenis nyamuk ini juga merupakan biangkerok penularan virus berbahaya lainnya seperti virus dengue yang menyebabkan DBD.

Gejala Saat Tubuh Terinfeksi Virus Chikungunya

Setelah tubuh kita digigit oleh nyamuk Aedes aegypti yang tentunya membawa virus chikungunya, maka gejala awal akan mulai terasa biasanya setelah 4-8 hari dari gigitan nyamuk, namun kadang bisa juga antara waktu 2-12 hari pasca gigitan. Gejala awal yang diderita pasien chikungunya biasanya menyerupai gejala saat terserang penyakit flu.
Tiba-tiba saja tubuh Anda akan mengalami demam tinggi, dan jika sudah seperti itu sebaiknya Anda berhati-hati dan segera memeriksakan diri ke dokter untuk melakukan pengecekan darah karena hal itu bisa jadi termasuk pada gejala awal Anda terkena penyakit chikungunya. Selain demam tinggi yang berlangsung beberapa hari, Anda juga akan merasakan nyeri pada seluruh persendian yang bisa sampai berminggu-minggu. Gejala lainnya saat terkena chikungunya adalah nyeri otot, menggigil, nyeri pada bagian kepala, tubah merasa sangat lelah, muntah-muntah, dan yang tidak ketinggalan adanya bintik-bintik merah pada kulit.

Penyebab Penyakit Chikungunya

Virus ini sebenarnya tidak akan menular dari manusia ke manusia melainkan hanya bisa menyebar melalui gigitan nyamuk saja. Namun, jika di daerah Anda sudah ada korban yang menderita virus ini, maka sebaiknya Anda berhati-hati karena nyamuk-nyamuk lain pembawa virus ini siap menteror Anda dan keluarga Anda juga. Parahnya lagi virus chikungunya sangat cocok hidup pada habitat dengan iklim tropis, tentu saja sangat pas dengan iklim negara kita, Indonesia. Berbeda dengan nyamuk biasanya yang menyerang pada malam hari, nyamuk chikungunya ini akan menyerang manusia pada siang hari.
Nyamuk jenis ini biasanya berkembangbiak dan hidup di dalam ruangan tempat tinggal manusia. Seperti bak mandi, tempat penampungan air sampai vas bunga yang didalamnya terdapat air.

Beberapa faktor yang bisa mengakibatkan terjadinya penyakit Chikungunya, yaitu:

1. Hidup di negara yang beriklim tropis.
2. Telah berkunjung ke tempat atau rumah yang terkena penyakit tersebut.
3. Tinggal di tempat yang kurang terjaga kebersihannya.

Untuk melakukan pengecekan apakah seseorang terkena atau tidak oleh penyakit chikungunya, maka perlu dilakukan uji laboratorium dengan melakukan cek darah. Karena secara umum gejala penyakit chikungunya hampir mirip ketika terkena penyakit demam berdarah dengue, oleh karena itu pemeriksaan melalui uji laboratorium menjadi suatu keharusan.

Cegah Penyakit Chikungunya Dengan Membasmi Nyamuk Sampai Tuntas

Supaya terhindar dari gigitan nyamuk yang bisa membuat Anda terkena penyakit chikungunya, maka langkah pertama adalah dengan cara melakukan pembersihan rumah dari hama nyamuk ini. Gunakan cara membasmi hama ini dengan cara-cara yang efektif dan efesien, sehingga nyamuk bisa musnah sampai tuntas. Tentunya, cara yang paling efektif dan efesien untuk membasmi nyamuk-nyamuk ini adalah dengan jasa pest controll.

Kenapa Anda perlu memakai layanan pest controll? Jawabanya adalah karena layanan pest controll sudah sangat teruji kemampuannya dalam membasmi nyamuk. Tapi, Anda jangan samapai salah pilih dan harus berhati-hati, karena banyak jasa serupa yang masih belum memiliki reputasi yang baik. Maka kami menyarankan untuk menggunakan FUMIDA. Silahkan hubungi FUMIDA melalui layanan telp 021-29049130 atau melalui SMS/Whatsapp di 0822-1177-1166 agar rumah Anda terbebas dari ancaman penyakit chikungunya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Telp Sekarang 0822-1177-1166
WhatsApp Whatsapp Kami Sekarang